“Dengan adanya kegiatan ini, saya harapkan seluruh Pegawai dan Calon Pegawai Lapas IIA Kediri, dapat menerapkan segala ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan untuk mewujudkan lingkungan Lapas yang damai dan kondusif,” tutur Budi.
“Disamping tujuan kita untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kita juga ingin menerapkan salah satu tata nilai yang ada di Kemenkumham khususnya untuk CPNS baru kita, yaitu sinergitas, yang diharapkan agar senantiasa memiliki hubungan yang baik dengan seluruh instansi”, tambahnya.
Dimulai dengan sambutan serta doa bersama, lalu dilanjutkan dengan melakukan pemanasan dan pembekalan materi tentang aturan dasar menembak oleh Instruktur, dan diakhir kegiatan disusul pelaksanaan praktik latihan menembak. Meliputi materi tentang pemahaman untuk selalu menganggap senjata terisi peluru, mengarahkan senjata ke sasaran, memposisikan penguncian pelatuk, jauhkan jari telunjuk dari pelatuk, amati sekeliling, siap menembak dan tata cara bongkar pasang senjata untuk tetap menjaga senjata agar senantiasa terawat.
Pelaksanaan kegiatan ini tentunya dilakukan sesuai dengan arahan KaKanwil Kemenkumham Jawa Timur, Heni Yuwono, bahwa seluruh Lembaga Pemasyarakatan perlu untuk melakukan peningkatan kualitas SDM, supaya seluruh pegawai dapat menjaga dan meningkatkan kesadaran akan rasa kebersamaan, kekompakan, kesigapan, dan rasa tanggung jawab terhadap tugas yang telah diberikan sesuai dengan tupoksinya.(Hamzah)