Example floating
Example floating
Kediri

Penuhi Kuota Perempuan, Salah Satunya Penyandang Disabilitas Warnai Pelantikan Panwascam Oleh Bawaslu Kabupaten Kediri

×

Penuhi Kuota Perempuan, Salah Satunya Penyandang Disabilitas Warnai Pelantikan Panwascam Oleh Bawaslu Kabupaten Kediri

Sebarkan artikel ini
Penuhi Kuota Perempuan, Salah Satunya Penyandang Disabilitas Warnai Pelantikan Panwascam Oleh Bawaslu Kabupaten Kediri


Kediri, Memo

Sebanyak 78 orang dilantik sebagai Pengawas Pemilu Kecamatan, (Panwascam) oleh Badan Pengawas Pemilu, (Bawaslu), Kabupaten Kediri, Jawa Timur, di sebuah hotel ternama di Kota Kediri, Jumat siang,(24/5/2024).

Advertisment
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk baca berita

Ke 78 orang tersebut akan bertugas di 26 kecamatan dengan komposisi masing-masing kecamatan dijabat 3 orang Panwas di Pemilukada Serentak 2024 yakni Pemlihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri yang sedianya digelar pada 27 Nopember 2024 mendatang.

M.Saifudin Zuhri, Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri mengatakan, dari jumlah Panwas yang Ia lantik, jumlah kuota keterwakilan perempuan sudah memenuhi syarat yakni 30 persen.

“Sudah memenuhi malah satu ada dari kelompok penyandang disabilitas,”katanya.

Perempuan yang dimaksud Saifudin itu, tak lain adalah Sri Utami yang bertugas sebagai Panwascam Keras.

“Atas nama Sri Utami dari Kecamatan Keras,”terangnya.

Sedangkan, dari 78 orang Panwascam itu, disampaikan Dia, wajah lama masih mendominasi yakni sebanyak 43 orang.

“Untuk yang baru dan sebelumnya belum pernah menjabat ada 35 orang,”urainya.

Sementara untuk proses rekrutmen baru, pihak Bawaslu membeberkan beberapa syarat diantaranya batasan umur minimal 21 tahun dan ijazah minimal SMU sederajat.

“Tentunya tidak terkait SIPOL, bebas narkoba dan sehat yang dibuktikan surat keterangan dari pemangku bidang kesehatan,”tuturnya.

Dimana SIPOL adalah Sistem Informasi Partai Politik, yang menunjukkan, ditambahkan M Saifudin, seseorang masih menjadi anggota aktif di parpol sehingga apabila menjadi petugas pemilu akan mempengaruhi integritasnya.

“Secara aturan tidak membolehkan,”imbuhnya.

Tugas Panwascam, Saifudin menyebut mengawasi penyelenggaraan tahapan Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur Jatim dan Bupati/Wakil Bupati Kediri 27 Nopember 2024 nanti.

“Kurang lebih 8 bulan mereka bertugas,”ungkapnya.

Siswo Budi, Komisioner Bawaslu Kabupaten Kediri menyampaikan, selain melakukan pengawasan , pencegahan dan juga melakukan peningkatan bagi Panwaslu yang baru dilantik baik yang lama ataupun baru agar bekerja lebih baik lagi.

” Kita berusaha demi suksesnya Pilkada di Kabupaten Kediri nanti, sesuai dengan aturan hhkum serta perndang undangan yang ada,” pungkas Siswo Budi.(Hamzah)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *