Example floating
Example floating
Nganjuk

Pelatihan Terbaru Mengubah Nasib, Kabupaten Nganjuk Pioneering Solusi Kemiskinan!

40
×

Pelatihan Terbaru Mengubah Nasib, Kabupaten Nganjuk Pioneering Solusi Kemiskinan!

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Terbaru Mengubah Nasib, Kabupaten Nganjuk Pioneering Solusi Kemiskinan!
Pelatihan Terbaru Mengubah Nasib, Kabupaten Nganjuk Pioneering Solusi Kemiskinan!

MEMO nganjuk

Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menjadi percontohan dalam penerapan SEPAKAT, sistem inovatif untuk mengatasi kemiskinan. Dalam pelatihan terbarunya, Diskominfo Nganjuk melatih tim pemutakhiran data desa/kelurahan dalam aplikasi revolusioner ini

Advertisment
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk baca berita

Revolution SEPAKAT: Langkah Inovatif Diskominfo Nganjuk Atasi Kemiskinan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Nganjuk mengadakan pelatihan SEPAKAT (Sistem Perencanaan, Penganggaran, Pemantauan, dan Analisis Evaluasi Kemiskinan Terpadu). Kegiatan ini memfokuskan pada aplikasi Sepakat Regsosek, melibatkan tim pemutakhiran data dari perangkat daerah dan desa/kelurahan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Slamet Basuki, Kepala Diskominfo Nganjuk, menjelaskan bahwa pelatihan aplikasi sistem Sepakat Regsosek di Kabupaten Nganjuk adalah yang pertama kali dilakukan di Indonesia dengan melibatkan seluruh Desa/Kelurahan serta Perangkat Daerah secara menyeluruh.

Aplikasi SEPAKAT ini adalah aplikasi berbasis web yang sebelumnya diperkenalkan oleh Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Aplikasi ini memiliki fitur yang dapat digunakan dalam proses perencanaan dan penganggaran program, diharapkan dapat membantu para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memantau dan mengevaluasi masalah kemiskinan secara komprehensif dan akurat.

Pemdes-kelurahan akan berperan dalam merumuskan program-program intervensi kemiskinan di Kabupaten Nganjuk dengan memanfaatkan data yang valid dari SEPAKAT. Setelah pelatihan, tim pemutakhiran data desa/kelurahan diinstruksikan untuk melakukan pendataan Adminduk Warga mulai dari 20 November hingga 20 Desember 2023 sebagai bagian dari gerakan serentak untuk menyelesaikan Adminduk Warga.

Partisipasi Penuh Desa dan Perangkat Daerah dalam Pelatihan SEPAKAT

Sementara itu, Sri Handoko Taruna selaku Pj Bupati Nganjuk menyatakan bahwa adanya satu data terintegrasi akan memudahkan intervensi dalam perencanaan atau pelaksanaan program/kegiatan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah mulai dari tingkat daerah hingga desa/kelurahan untuk menyediakan data yang akurat guna perencanaan kegiatan yang tepat sasaran.

Melalui bimbingan teknis yang diikuti oleh 365 peserta dari perangkat daerah, kecamatan, dan desa/kelurahan se-Kabupaten Nganjuk, diharapkan tujuan terselenggaranya kegiatan ini menuju penyatuan data Indonesia dapat tercapai.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *