PAW Kepala Desa Jugo Bermasalah Penyelenggara Diminta Kaji Ulang

oleh
Joko GPI bersama ketua BPD dan perangkat Desa Jugo saat meminta keterangan berkaitan kejanggalan PAW kepala desa Jugo

Blitar, Memo
Meski pelaksanaan Pergantian Antar Waktu (PAW) kepala desa Jugo dianggap selesai, masih menyisakan berbagai persoalan. Masalah yang diprotes warga Jugo Kecamatan Kesamben, diantara saat pelaksanaan musyawarah desa hingga terbentuknya Perdes. Hal ini disampaikan Munir Yuniar salah satu tokoh masyarakat Desa Jugo.

Pemilihan kepala Desa Jugo hasil PAW yang dimenangkan Kholid Adnan. Bahkan tokoh masyarakat memprotes hasil PAW tidak sendiriam, yakni didampingi Joko Prasetyo ketua tokoh Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI).

Menurut Munir, yang dianggap proses PAW melakukan duagan adanya pelanggaran diantaranya beberapa panitia memilikki hak pilih. Proses perekrutan salah satu calon penilaian diantaranya dari hasil beberapa piagam atau sertifikat.

Selain itu, undangan pemilih dicantumkan pemilihan mulai pukul 07.20. Padahal proses pemungutan suara dimulai pukul 08.00 lebih.
“Memang banyak kejanggalan dan kurang transparan dalam PAW di desa kami. Dan banyak juga dugaan pelanggaran hukum sesuai aturan yang ada,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Joko sapaan akrabnya, agar bukti- bukti Perdes, Musdus yang berkaitan dengan PAW diserahkan para tokoh masyarakat yang membutuhkan, guna pengkajian lebih lanjut.

“Kami tentunya mengucapkan selamat atas terselenggaranya PAW di Desa Jugo ini. Namun kami juga minta transparansi proses dan tahapan pemilihannya. Bila ada pelanggaran hukum, tentunya kami lanjutkan proses hukum kepada pihak berwajib. Bila ada kesalahan administrasi, kami mohon segera lakukan pembenahan agar tercipta pemerintahan desa yang besih dan kapabel,” pintanya.

loading...

Untuk itu, tokoh pergerakan yang dikenal melakukan pembelaan warga kecil ini, tidak mau paska PAW di Desa Jugo terjadi situasi yang kisruh antar warga.

“Yang penting untuk menjaga kondisifitas warga, agar proses validasi tahapan PAW transparan. Bila ada warga yang meminta data mohon diberikan, sebagai uji kelayakan. Sebagai reprensi kecurigaan warga Jugo tersebut,” imbuh Joko.
Sementara itu, ketua BPD Desa Jugo Yusuf Amanto, yang turut bertanggungjawab dalam PAW di desanya menepis tudingan beberapa tokoh warganya.

“Secara aturan semua tahapan PAW telah kita lalui dengan baik. Apapun yang ditudingkan kepada kami dan teman penyelenggara itu sudah termaktup dalam Perdes.,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Yusuf juga menepis kecurangan proses PAW tersebut. “Secara umum kita diapresiasi penyelenggraan PAW oleh pemerintah Kabupaten. Tentunya, tidak semuanya bisa perfect, namun aturan semua sudah kita lalui. Dan kami juga ucapkan terimaksih atas masukan warga dan rekan-rekan GPI yang ikut memperhatikan desa kami,” imbunya.(pra)

No More Posts Available.

No more pages to load.