Example floating
Example floating
Kediri

Kronologi Kebakaran Tiang Pancang Jembatan Brawijaya di Kota Kediri

×

Kronologi Kebakaran Tiang Pancang Jembatan Brawijaya di Kota Kediri

Sebarkan artikel ini
Kronologi Kebakaran Tiang Pancang Jembatan Brawijaya di Kota Kediri
Kronologi Kebakaran Tiang Pancang Jembatan Brawijaya di Kota Kediri

MEMO kediri

Jembatan Brawijaya di Kota Kediri, Jawa Timur, menjadi sorotan ketika tiang pancangnya tiba-tiba terbakar, memicu kekhawatiran atas keselamatan dan stabilitas infrastruktur yang vital. Pemerintah Kota Kediri, melalui berbagai instansi terkait, tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari kejadian tragis ini. Sementara tim investigasi bekerja keras untuk mengungkap kebenaran di balik kebakaran tersebut, upaya penanganan juga sedang dijalankan untuk memastikan keamanan lalu lintas dan meminimalisir dampak negatif bagi masyarakat setempat.

Advertisment
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk baca berita

Jembatan Brawijaya Kediri Terbakar, Penyebab dan Penanganan

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, sedang menginvestigasi penyebab kebakaran tiang pancang Jembatan Brawijaya, yang menghubungkan wilayah barat dan timur Sungai Brantas di Kota Kediri.

Apip Permana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri, menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kronologi kejadian tersebut dengan teliti. Dia menambahkan bahwa tim sedang mengkaji masalah ini secara mendalam.

Jembatan Brawijaya Kediri terbakar secara tiba-tiba di bagian utara, khususnya pada tiang pancangnya. Kejadian ini menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Kompol Ridwan Sahara, Kapolsek Kota, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan tentang keberadaan api di jembatan tersebut, dan tim segera diturunkan ke lokasi.

Dia menjelaskan bahwa awalnya terlihat asap kecil memancar dari puncak tiang jembatan di sisi utara bagian barat, yang kemudian berkembang menjadi asap tebal dalam waktu singkat, diikuti dengan munculnya api.

Pihak berwenang masih terus menyelidiki insiden ini. Menurut dugaan mereka, kebakaran tersebut disebabkan oleh arus pendek yang terjadi di sekitar jembatan.

Ridwan mengungkapkan dugaan bahwa kemungkinan terjadi korsleting listrik yang berkaitan dengan tiang jembatan. Bagian yang terbakar adalah pelapis dari fiber dan kabel, namun kerangka jembatan sendiri aman karena terbuat dari beton cor, sehingga strukturnya masih kuat.

Dikatakan bahwa tebalnya cor beton jembatan mencapai hampir 40 sentimeter, sehingga jembatan masih dapat digunakan dengan aman. Untungnya, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Polisi telah mengatur arus lalu lintas setelah kebakaran terjadi. Kendaraan dari arah barat ke timur dialihkan melewati Kelurahan Bandar Kidul atau Jembatan Semampir, Kota Kediri.

Meskipun demikian, koordinasi terus dilakukan dengan tim pemadam kebakaran untuk memastikan bahwa bara api telah benar-benar padam.

Ridwan menekankan pentingnya upaya pencegahan lebih lanjut, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kebakaran kembali. Dia menegaskan bahwa situasi lalu lintas di Jembatan Brawijaya telah kembali normal, sementara tiang pancang yang terbakar masih dalam keadaan tidak terganggu, menunggu proses perbaikan dari pihak terkait.

Kronologi dan Dampak Kebakaran Tiang Pancang Jembatan Brawijaya: Investigasi dan Tindakan Penanganan

Tim penyelidik telah memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai kronologi kejadian kebakaran tiang pancang Jembatan Brawijaya. Dengan bantuan keterangan dari saksi mata dan bukti fisik yang terkumpul, diduga bahwa kebakaran dipicu oleh arus pendek yang terjadi di sekitar jembatan. Meskipun kerugian materiil tidak dapat dihindari, keberhasilan tim dalam mengkoordinasikan penanganan kebakaran telah menghasilkan dampak yang relatif terkendali.

Hal ini tercermin dari minimnya korban jiwa dan kerusakan serius pada infrastruktur jembatan itu sendiri. Meskipun demikian, perlunya langkah-langkah pencegahan lebih lanjut untuk menghindari kemungkinan kejadian serupa di masa depan tetap menjadi perhatian utama, termasuk pemeliharaan rutin dan pengawasan ketat terhadap infrastruktur yang ada. Dengan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kejadian semacam ini dapat diminimalisir dan keselamatan publik dapat tetap terjaga dengan baik.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *