Example floating
Example floating
Nganjuk

Ditutup Rapat! Kabupaten Nganjuk dalam Krisis HIV/AIDS Mematikan!

×

Ditutup Rapat! Kabupaten Nganjuk dalam Krisis HIV/AIDS Mematikan!

Sebarkan artikel ini
Ditutup Rapat! Kabupaten Nganjuk dalam Krisis HIV/AIDS Mematikan!
Ditutup Rapat! Kabupaten Nganjuk dalam Krisis HIV/AIDS Mematikan!

MEMO nganjuk

Kabupaten Nganjuk telah menyaksikan lonjakan kasus HIV/AIDS yang mengkhawatirkan hingga Oktober 2023, dengan penambahan 240 kasus dalam periode Januari hingga Oktober tahun yang sama. Pelaksana Program HIV/AIDS, Edy Suyitno, mengungkapkan bahwa lebih dari 90 persen penularan penyakit ini terjadi melalui Hubungan Badan yang sering berubah pasangan.

Namun, ada fakta yang tak kalah penting, yakni gejala HIV/AIDS tidak selalu mudah terdeteksi seperti penyakit lainnya. Oleh karena itu, pemeriksaan dini melalui puskesmas terdekat di Kabupaten Nganjuk sangat penting untuk meminimalisir dampaknya.

Lonjakan Kasus HIV/AIDS hingga 240 di Kabupaten Nganjuk Tahun Ini

Hingga bulan Oktober 2023, terdapat 2.300 kasus HIV/AIDS yang tercatat di Kabupaten Nganjuk, mengalami peningkatan sebanyak 240 kasus selama periode Januari hingga Oktober 2023. Pelaksana Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, Edy Suyitno, menjelaskan bahwa lebih dari 90 persen kasus ini dapat menular melalui Hubungan Badan (HB) yang seringkali melibatkan pergantian pasangan.

Penyakit HIV/AIDS menular melalui cairan tubuh seperti darah, sperma, cairan vagina, dan ASI. Edy Suyitno juga mencatat bahwa orang yang paling rentan tertular adalah mereka yang berusia antara 20 hingga 45 tahun.

Dalam sebuah talkshow di Radio Suara Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk, beliau menjelaskan hal tersebut.

Dikemukakan oleh Edy Suyitno, penyakit HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan penyakit lainnya. Penyakit ini tidak selalu menunjukkan gejala yang dapat langsung terdeteksi, sehingga penting untuk memeriksa diri ke puskesmas terdekat di Kabupaten Nganjuk jika seseorang memiliki potensi tertular.

Edy Suyitno: Deteksi Dini Penyakit HIV/AIDS Kunci Mengatasi Ancaman

Menurut Edy Suyitno, gejala HIV/AIDS dapat terdeteksi minimal setelah 3 bulan jika ketahanan tubuh penderita melemah. Namun, dalam beberapa kasus, gejala baru terlihat setelah beberapa tahun. Beberapa gejala yang sering dialami oleh penderita adalah diare berkepanjangan, penurunan berat badan yang signifikan, infeksi jamur pada mulut, dan sariawan yang parah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *