Example floating
Example floating
Kediri

Dedikasi Marga Cistha, Guru Honorer yang Merubah Kabupaten Kediri

×

Dedikasi Marga Cistha, Guru Honorer yang Merubah Kabupaten Kediri

Sebarkan artikel ini
Dedikasi Marga Cistha, Guru Honorer yang Merubah Kabupaten Kediri
Dedikasi Marga Cistha, Guru Honorer yang Merubah Kabupaten Kediri

MEMO kediri

Dalam kisah inspiratif ini, seorang guru honorer di Kabupaten Kediri, Marga Cistha, muncul sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Dengan gaji yang terbatas, Marga tak hanya mengajar di SD Negeri Tiru Lor 2, tetapi juga menggunakan pendapatannya untuk membantu siswanya dengan membelikan perlengkapan sekolah.

Advertisment
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk baca berita

Kisah kebaikan ini menarik perhatian Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang kagum dengan dedikasi Marga. Namun, bukan hanya itu, penawaran mengejutkan dari bupati membuat kisah Marga semakin menarik perhatian.

Guru Honorer Ini Buat Gebrakan, Penawaran Tak Terduga Muncul

Masih teringat dengan kisah seorang guru honorer di Kabupaten Kediri yang dengan tulus menggunakan penghasilannya untuk membantu membelikan perlengkapan sekolah bagi siswanya? Kisah kebaikan dari guru bernama Marga Cistha ini sempat menjadi viral di media sosial pada akhir tahun 2022 lalu.

Guru yang mengajar di SD Negeri Tiru Lor 2, Kecamatan Gurah sejak tahun 2021 ini rutin membagikan aktivitas kesehariannya bersama siswa melalui platform TikTok. Keinginannya untuk membantu sesama tidak luput dari perhatian Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Pada hari Senin, tanggal 15 Januari 2024, Marga diundang oleh bupati ke Kantor Pemkab Kediri.

Ketika pertama kali bertemu dengan Marga, Bupati Dhito tampak kagum dan bertanya, “Bagaimana bisa Anda melakukan hal luar biasa ini, dan apa ceritanya hingga Anda membelikan perlengkapan sekolah untuk anak-anak?”

Bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, dan kepala sekolah tempat Marga mengajar, guru honorer tersebut menceritakan perjalanannya sebagai pendidik tidak tetap.

Sejak awal masa mengajar, Marga melihat siswanya ada yang menggunakan sepatu yang sudah rusak. Merasa iba, guru tersebut kemudian memiliki niatan untuk membelikan siswanya sepatu baru.

“Saya menyisihkan sebagian gaji saya untuk membelikan sepatu,” ungkap Marga.

Meski mendapatkan gaji bulanan hanya sebesar Rp200 ribu sebagai guru honorer, keikhlasan Marga dalam membantu siswanya tidak terhenti di situ. Setiap harinya, ia semakin memahami kondisi para siswanya di sekolah. Tak hanya sepatu, Marga juga sering membelikan buku, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya.

Kisah kebaikan ini kemudian tersebar melalui akun TikTok pribadinya dan mendapatkan perhatian banyak orang. Bahkan, bantuan yang dia salurkan kini sering datang dari para pengikutnya dan endorsement yang masuk.

“Mereka yang ingin menyumbang biasanya mengirim pesan langsung kepada saya, jika ingin membantu, misalnya dengan alat tulis, nanti akan dikirimkan ke alamat saya,” jelas Marga.

Kebaikan Luar Biasa: Guru Honorer Marga Cistha dan Pengabdian Tak Terhentikan

Bantuan yang diberikan oleh Marga tidak hanya terbatas pada siswa di sekolah tempatnya mengajar, tetapi juga diperluas untuk siswa di sekolah lain di Kabupaten Kediri. Tidak hanya perlengkapan sekolah, Marga juga memberikan bantuan berupa uang saku, sepeda, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan siswa.

Bahkan, ia pernah memberikan bantuan dalam bentuk komputer untuk sekolah serta melakukan renovasi rumah siswa.

Setelah mendengar kisah tersebut, sebagai kepala daerah, Bupati Dhito merasa bangga dan kagum dengan dedikasi guru honorer ini. Tanpa campur tangan pemerintah, Marga telah memberikan banyak bantuan kepada para siswa.

“Saya butuh orang yang dapat bekerja dengan tulus dan jujur, memiliki integritas,” ungkap Bupati Dhito.

Melihat nilai positif dan semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh Marga, Bupati Dhito menawari guru tersebut untuk bergabung dalam tim yang membantunya di Pemerintah Kabupaten Kediri. Meskipun demikian, Marga tetap diberi kebebasan untuk terus mengajar.

“Saya ingin mengajak Anda bergabung sebagai tenaga ahli bupati,” kata Bupati Dhito memberikan tawaran.

Mendapat tawaran dari orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut, Marga menyatakan kesiapannya untuk bergabung sebagai tenaga ahli bupati. Dengan kesediaannya ini, Bupati Dhito berharap agar Marga dapat turut membantu dalam mencari solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh pemerintahan, tidak hanya dalam sektor pendidikan.

“Saya senang menerima tawaran ini, semoga nantinya saya dapat mendukung program beliau dan memberikan bantuan kepada masyarakat secara lebih luas,” ucap Marga dengan penuh semangat.

Marga Cistha: Menginspirasi Dari Kelas ke Pemerintahan, Kisah Perjalanan Guru Honorer yang Membawa Perubahan Besar

Kesimpulan dari kisah ini memaparkan bagaimana keikhlasan dan dedikasi seorang guru honorer, Marga Cistha, membawa dampak positif yang luar biasa di Kabupaten Kediri. Meskipun gajinya terbatas, Marga tidak hanya membelikan perlengkapan sekolah bagi siswanya, tetapi juga memberikan bantuan dalam berbagai bentuk, termasuk uang saku, sepeda, bahkan komputer dan renovasi rumah.

Kisah kebaikan ini menunjukkan bahwa satu individu dengan niat tulus dapat memberikan perubahan signifikan tanpa campur tangan pemerintah. Bupati Kediri, terkesan dengan dedikasi Marga, menawarkan posisi sebagai tenaga ahli, menciptakan peluang baru untuk membawa pengaruh positif ke tingkat pemerintahan.

Keseluruhan, kisah Marga Cistha menginspirasi kita untuk percaya bahwa tindakan kecil dari satu orang dapat menciptakan gelombang besar perubahan.

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *