Pemkab Bangun dan Rehab Taman Ringin Budho Pare – Wujud Peradaban dan Tingkat Kualitas Hidup Masyarakat

oleh

Kediri, Memo

Warga masyarakat Kecamatan Pare menyambut baik adanya pembangunan dan rehabilitasi di area Taman Ringin Budho Pare. Taman yang menjadi ikon Kota Pare ini telah ditutup sejak pertengahan Agustus guna mendapatkan sentuhan yang lebih humanis dan sesuai kebutuhan masyarakat akan sebuah ruang terbuka hijau.

Salah satu tanggapan diungkapkan Yogi, menurutnya Taman Ringin Budho fungsinya saat ini kurang optimal sebagai ruang terbuka hijau. Dirinya mencontohkan, taman ini perlu setidaknya setara dengan Taman Kilisuci agar sesuai kebutuhan masyarakat.

Menanggapi adanya pembangunan taman yang sering juga disebut Tamrin ini, dirinya merasa senang. Harapannya taman ini kembali menjadi favorit warga seperti beberapa tahun yang lalu. Tentunya dengan penambahan fasilitas yang memadai.

“Saya senang taman ini akhirnya dibangun. Mengingat taman ini adalah lokasi favorit warga Pare dan sekitarnya. Coba Anda tanya ke warga sekitar Pare, siapa yang tidak punya kenangan akan Tamrin? Pasti semua punya cerita dan kesan sendiri-sendiri,” terangnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.