Bayi Laki laki Dibuang di Selokan Gedung Juang 45 Nganjuk

oleh

Nganjuk, Memo

Sesosok bayi laki-laki dibuang dan diletakkan di dalam selokan Gedung Juang 45, Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Kauman, Kec/Kabupaten Nganjuk. Bayi yang masih lengkap dengan tali pusar menempel di perutnya itu sudah berada dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan warga setempat pada Rabu hari ini, 1 September 2021 sekitar jam 08.00 WIB. Diduga, bayi malang itu sengaja dibuang tak lama setelah dilahirkan.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto mengatakan, bayi itu awalnya ditemukan oleh Purwanto, warga Desa Balongrejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, seorang tukang sapu yang sedang bersih-bersih di area Gedung Juang.

Saat itu Purwanto melihat sebuah tas jinjing plastik anyaman ada di selokan. Semula, Purwanto mengira itu tas milik penjual yang ketinggalan.Saat dilihat, ternyata di dalamnya ada sebuah tas kresek warna hitam. Begitu dibuka, Purwanto kaget karena kresek itu berisi bayi laki-laki yang sudah meninggal dunia dalam kondisi tubuh kaku.

loading...

Kejadian itu dilaporkan ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman. Petugas Inafis Polres Nganjuk juga langsung menuju ke TKP dan melakukan identifikasi. Bayi itu berada dalam kondisi telanjang bulat dan tidak ada barang lain yang ditemukan di sekitar bayi. Bayi tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan pemeriksaan. Dipastikan bayi itu sudah meninggal dunia. Bayi itu diperkirakan masih berusia satu hari.

Iptu Supriyanto mengatakan, polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa orang yang tega membuang bayi laki-laki itu. Diduga bayi itu dibuang saat malam hari saat situasi sepi.

Menurutnya, warga sekitar juga sama sekali tidak mendengar adanya tangisan bayi. Di lokasi kejadian juga tidak ada CCTV sehingga menyulitkan penyelidikan. Polisi juga masih memintai keterangan saksi terkait kasus penemuan bayi ini

No More Posts Available.

No more pages to load.