Upaya Tingkatkan Daya Tarik Desa Wisata, Poktan Kedungmalang Kediri Buat Crop Circle

oleh -721 views

Kediri, Memo
Kelompok tani (Poktan) Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar Kab Kediri menciptakan Crop Circle. Hasil karya kelompok tani (Poktan) Citarum Raharja 2, dengan tujuan sebagai salah satu daya tarik desa.

Crop Circle sengaja dibuat oleh Poktan guna memikat hati serta mengenalkan Desa Kedungmalang. Dulu, Crop Cicle dipercaya merupakan lokasi tempat pendaratan pesawat UFO milik alien dari luar angkasa.

Diarea persawahan dengan luas 2,1 hektar diwilayah Desa Kedungmalang, Crop Circle dibuat tampak indah dan menawan saat dipantau dari atas udara.

Edi Sumitro Kepala Desa Kedungmalang, mengatakan bahwa konsep awal lokasi tersebut untuk rest area, namun dalam perkembangannya bekerjasama dengan BPSB Jawa Timur, untuk dijadikan lokasi wisata edukasi.

“Kami melihat peluang wisata karena desa kami berada di jalan strategis yang dilewati wisatawan yang akan menuju Kota Batu Malang dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta. Dari beberapa masukan BPSB, rest area ini diberi daya tarik tambahan agar menambah perekonomian desa, “jelas Edi Sumitro. Senin (10/06/2019).

Masih jelas Edi Sumitro, BPSB melihat ada potensi dari Desa Kedungmalang yang bisa diangkat dan ditampilkan menjadi sajian kepada pengunjung lokasi rest area. Potensi tersebut yakni pertanian Desa Kedungmalang yang cukup bagus dalam penguasaan teknologi pertanian

“Teknologi pertanian memang menjadi daya lebih kami karena desa kami ditempati Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Papar. Sehingga dengan dibantu para penyuluh, kami bergerak mengemas potensi tersebut dalam bentuk wisata edukasi pertanian. Di dalam wahana ini kami akan memberikan edukasi mengenai pengenalan berbagai macam varietas tanaman, cara budidaya, potensi pasar dan lain sebagainya,”ucapnya.

Data yang didapat, terdapat 9 varietas berbeda padi hibrida, 54 padi inbridda, 19 jagung hibrida, 8 varietas jagung manis, jagung pulut manis, jagung pulut ungu, 8 varietas kedelai, shorgum, 19 varietas melon, 17 varietas mentimun, dan 6 varietas bawang merah.

Selain itu juga ada 17 varietas semangka, strawberry, 10 varietas cabai, 9 tomat, 116 kacang panjang, 6 buncis, terong, kubis ungu, kubis sendok, sawi hijau, sawi sendok, bayam ungu, bayam hijau, bayam belang, okra, kemangi, labu botol, labu madu, labu jepang, parea, oyong, bunga marigold, bunga celosia, bunga matahari, dan bunga pacar air. Selain itu juga terdapat edukasi sapi dan kambing. ( adv )