Totok Budi Hartono : Money Politic Adalah Virus Pembunuh Demokrasi

oleh

NGANJUK,MEMO.CO.ID

Dimata masyarakat bursa pilkada adalah moment yang ditunggu tunggu. Agenda lima tahunan untuk memilih dan menentukan calon pemimpin sebuah daerah tak lepas dari tradisi atau kebiasaan masyarakat pemilih yang beragam coraknya.

Sejak demokrasi lahir direzim orde lama ,orde baru sampai orde reformasi, pemahaman masyarakat tentang berdemokrasi yang ideal dan bermartabat tampaknya masih jauh dari harapan.

Dari catatan kelompok pengamat politik di Kabupaten Nganjuk bahwa budaya ” amplop pilkada ” sampai saat ini tampaknya sudah seperti virus yang sulit dimatikan. Mewabahnya virus pembunuh roh demokrasi itu masih dominan berada diluar kelompok pemilih cerdas atau dikalangan masyarakat menengah kebawah yang awam dengan aturan pilkada.

Meskipun sebenarnya seperti dikatakan Totok Budi Hartono,SH.MH salah satu pengamat politik di Kabupaten Nganjuk, menjelaskan bahwa
dari penyelenggara pemilu (KPUD dan Panwaslu) terus gencar memberikan sosialisasi seputar rambu rambu larangan money politik beserta sangsinya.Namun hal itu tidak merubah kebiasaan buruk masyarakat yang sebenarnya beresiko hukum.