Tarian Kolosal Topeng Pentul Marucul, Warnai Prosesi Puncak Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke 1214

oleh -2.517 views

Kediri, memo.co.id

Berbagai kegiatan digelar Pemerintah Kabupaten Kediri dalam rangka memperingati hari jadi ke 1214. Acara puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke 1214, digelar berbagai tarian kolosal, selain tarian Topeng yang dibawakan oleh siswa siswi SD Se Kabupaten Kediri sejumlah dengan Hari Jadinya yaitu 1214 siswa, Minggu Pagi (25/3/2018).

Awal prosesi hari jadi kabupaten kediri tamu undangan disuguhi Tari Gambyong Kadiren, Tari Kucingan, yang dibawakan siswa SMP se-kab kediri sejumlah 325 orang, dan Tari Pentul Marucul 1214 siswa SD se-Kabupaten Kediri.

Acara tarian kolosal yang dibawakan oleh siswa SD se-kabupaten Kediri seribu topeng, dilangsungkan di kawasan area Simpang Lima Gumul (SLG).

Dalam gelaran tarian kolosal, juga disuguhi berbagai tarian sejarah kisah Kediri, prosesi sinopsis penyerahan “Prasasti Harinjing” menandai Hari Jadi Kabupaten Kediri yang menggabarkan terbentuknya kerajaan Kediri kala itu.

Bupati Kediri, Hj. Haryanti Sutrisno, saat dikonfirmasi menjelaskan, prosesi hari jadi Kabupaten Kediri 1214, digelar tarian kolosal, yang mana, tarian tersebut merupakan bentuk partisipasi siswa siswi SD maupun SMP yang ada di kediri.

“Kita berharap nantinya Kab Kediri bertambah maju tiap tahun, dan masyarakat kediri tahu, dengan diadakan acara sepeti ini, bahwa ulang tahun Kabupaten Kediri tanggal 25 maret, “jelasnya.

Lebih lanjut, Hj. Haryanti Sutrisno, juga mengatakan, kegiatan semacan ini selain dari panitia penyelenggara juga dari steak holder yang berpartisipasi serta komunitas komunitas.

“Mereka mengadakan acara sendiri merupakan bentuk partisipasi masyarakat Kediri dalam memperingati hari jadi kabupaten Ke 1214, seperti steak holder juga komunitas komunitas, diharapkan kedepanya terus berpartisipasi seperti pada tahun ini, “jelasnya.

Asisten Administrasi, Perekonomian dan Pembangunan, Joko Susilo, mengatakan dengan melibatkan anak merupakan bentuk kepedulian terhadap budaya sendiri.

“Kita libatkan siswa siswi baik SD maupun SMP, supaya mereka paham akan budayanya sendiri, dan tahun kedepan kita akan mempersiapkan tarian tarian yang lebih banyak lagi, “ungkapnya.

Matarina Kabid Kesenian Disbudpar (Dinas Budaya dan Pariwisata) Kabupaten Kediri mengatakan, kami mempersiapkan siswa siswi untuk tampil dalam menyambut hari jadi Kabupaten Kediri ke 1.214.

“Dalam tarian masal ini melibatkan 1.214 anak yang terdiri dari siswa – siswi SD – SMA se Kabupaten Kediri, yang dimana mereka menyuguhkan berbagai jenis tarian budaya lokal yakni, Tarian Gambyong Kadiren sebagai tarian pembuka, kemudian Tarian Kucingan, Pentul Marucul dan terakhir ditutup dengan nyanyian Kediri Lagi, “ujarnya.

Lebih lanjut Matarina mengatakan, kami dalam prosesi tarian masal ini sengaja melibatkan anak – anak terutama pada generasi muda untuk menjadi pengisi acaranya. Sebab, ini merupakan bagian dari wujud pemerintah Kabupaten Kediri dalam memperkenalkan kepada generasi muda akan warisan serta kearifan budaya lokal yang kita miliki dari sepeninggalan nenek moyang kita terdahulu.

“Semoga dari kegiatan ini mereka mampu dan lebih menyukai serta tidak kalah pentingnya mereka mau untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya lokal ini,” ungkapnya.

Sementara itu Alfina salah satu peserta penari kecil asal SD Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri ini mengaku senang bisa menjadi pengisi acara dalam prosesi menyambut hari jadi Kabupaten Kediri.

“Saya senang bisa menunjukkan bakat saya kepada orang banyak,” katanya dengan raut wajah tersenyum.

Masih katanya, saya ingin selalu menari di acara ini. Saya bangga bisa menari dan meneruskan bakat dari seorang Ibu saya,” ungkap Alfina yang diketahui Ibu juga seorang penari.

Selian puncak acara Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke 1214, masyarakat Kabupaten Kediri masih disuguhi acara lain diantaranya, Kelud Adventure Trail, lari 10 k (SMA dan SMP) dan lari 2K (difable) tanggal 1 April, MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur’an), dan juga Jambore Sepeda Kediri.(adv-kominfo)