Ratusan Paket Proyek Tidak Terbayar, Rekanan Ancang Ancang Lakukan Gugatan

oleh

NGANJUK,MEMO.CO.ID

Tidak kurang dari 128 paket proyek fisik maupun non fisik di tahun anggaran (TA) 2017 yang ada di dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Nganjuk sampai sekarang belum terbayar.

Paket pekerjaan sebanyak itu yang belum dibayarkan kepada kelompok pemenang tender maupun paket penunjukan langsung nilainya mencapai puluhan milyar atau mendekati Rp 50 milyar.

Jenis pekerjaanya meliputi konsultan pengawasan dan perencanaan serta pekerjaan fisik berupa pembangunan peningkatan dan pelebaran jalan disejumlah titik. Juga termasuk mega proyek pembangunan obyek wisata air terjun sedudo yang nilai kontraknya mencapai ratusan milyar rupiah juga kena imbasnya tidak terbayar.

Padahal menurut keterangan sejumlah kelompok rekanan bahwa progres pekerjaanya rata rata sudah mencapai 100 % atau final. Itu dibuktikan dari pihak dinas PU dan Tata Ruang sudah mengirim berupa berkas surat perintah pembayaran dana (SP2D) ke Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKAD).

” Kalau berkas sudah diterima BPKAD semestinya segera dilaporkan ke bank jatim sebagai syarat pencairan dana proyek.Tapi kenyataanya dana proyek yang seharusnya diterima rekanan pada akhir tahun 2017 justru ngeblong,”kata salah satu rekanan yang wanti wanti namanya ditulis.