Potret Kemiskinan Desa Kampungbaru, Janda Sebatangkara Hidup Dirumah Layaknya Kandang Ayam

oleh

NGANJUK,MEMO.CO.ID

Dibalik besarnya sumber bantuan dana dari pemerintah pusat ( APBN) berupa Dana Desa (APBN) maupun bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) yang digrojok melalui APBD ll (Pemerintah Daerah ) setiap tahunnnya untuk desa ternyata belum mampu merubah potret kemiskinan dan percepatan pembangunan baik fisik dan non fisik.

Artinya implementasi pengunaan dua sumber dana pemerintah yang nilainya cukup fantastis tersebut masih belum bisa dirasakan oleh masyarakat desa secara optimal. Terutama untuk pembangunan insfrastruktur dan kegiatan non fisik seperti pemberdayaan masyarakat dengan sasaran penekanan angka kemiskinan.

Fakta yang terjadi, meskipun pemerintah setiap tahunnya menyalurkan dana ratusan juta kepada pemerintah desa, namun potret kemiskinan masih banyak ditemukan ditengah masyarakat.

Seperti yang muncul di Dusun Ketangi Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom,Nganjuk. Ditemukan ada sebuah rumah hunian yang kondisinya jauh dari layak sebagai tempat tinggal. Pasalnya kondisi fisik rumah berukuran kecil yang ditempati oleh Ramiseh janda miskin sebatangkara tersebut terkesan seperti kandang ayam.

Dinding rumahnya terbuat dari anyaman bambu (gedek,red) itupun sudah banyak yang lapuk karena termakan usia. Termasuk atap rumah milik wanita buruh tani ini kondisinya mengawatirkan karena kerangkanya yang terbuat dari belahan bambu itu sudah banyak yang patah. Sehingga menurut keterangan tetangga Ramiseh jika musim penghujan bisa dipastikan rumah janda ini basah kuyup karena atapnya bocor.