Posko Penanggulangan Covid-19 di Semua Kecamatan dan Desa se Kabupaten Kediri

oleh -35 views
Posko Penanggulangan Covid-19 di Semua Kecamatan dan Desa se Kabupaten Kediri
Posko Penanggulangan Covid-19 di Semua Kecamatan dan Desa se Kabupaten Kediri

Kediri, Memo

Pemkab Kediri membangun Posko Penanggulangan Covid -19, di seluruh desa dan di semua kecamatan di wilayah Kabuapetn Kediri.Keberadaan pembangunjan posko tersebut berdasar anjuran Pemerintah Pusat serta Gubernur Jawa Timur, Pemkab Kediri menginstruksikan di setiap kecamatan dan desa membangun posko penanggulangan Covid 19. Posko ini utamanya untuk mendata seluruh warga yang usai melakukan perjalanan dari daerah lain atau melakukan mudik.

Fungsi dari posko covid-19 ini untuk melakukan pendataan terhadap warga yang baru datang dari daerah lain. Pendataan ini masing masing dilakukan oleh tim dari desa, kemudian data langsung di kumpulkan di tiap posko kecamatan. Usai menerima data tersebut pihak kecamatan langsung menghubungi tim tenaga kesehatan dari puskesmas setempat untuk melakukan kunjungan kepada warga pendatang tersebut.

Kunjungan ini antara lain untuk memperoleh data asal muasal pendatang tersebut dengan cara dilakukan wawancara. Setelah itu petugas langsung menyimpulkan kategori pendatang tersebut apakah Orang Dalam Risiko (ODR) atau Orang Tanpa Gejala (OTR) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Puskesmas Kunjang, dr. Durotun Nafisah mengatakan, dari 156 pendatang yang masuk di Kecamatan Kunjang yang rata rata berasal dari daerah endemik corona seperti DKI Jakarta dan Surabaya. Namun demikian, seluruhnya dinyatakan aman dan terindikasi tidak membawa virus mematikan tersebut.

“Kami terus memantau perkembangan kesehatan dari setiap pendatang tersebut. Selain itu, kami juga mengingatkan seluruh warga agar melapor apabila ada pendatang dari luar daerah,” kata dr. Durotun Nafisah. Untuk saat ini dari data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, masing masing kecamatan yang sudah mempunyai ruang observasi mencapai 3.631 unit yang tersebar dimasing masing kecamatan di wilayah Jawa Timur. ( Adv / Kominfo )