Larung Sesaji di Pantai Selatan – Persembahan untuk Nyi Roro Kidul

oleh -2.395 views


Trenggalek, Memo.co.id

Sebagai bentuk rasa syukur melimpahnya hasil tangkapan nelayan Pantai Selatan Trenggalek, masyarakat Kecamatan Munjungan, menggelar ritual adat labuh laut. Ritual tahunan tersebut digelar di komplek Wisata Pantai Blado Kecamatan Munjungan, setiap memasuki kalender jawa,yakni bulan selo.

Dalam ritual tersebut, nelayan di sepanjang wilayah pantai selatan munjungan, menyerahkan kepala dan kaki hewan ternak yakni kambing serta tumpeng raksasa, ketengah laut. Sebagian masyarakat mempercayai itu permintaan Nyi Roro Kidul.

Dilarungnya kepala dan kaki kambing serta tumpeng raksasa ke tengah laut dimaknai sebagai sesembahan kepada penguasa laut agar rejeki nelayan yang mengais ikan di sepanjang pantai Munjungan semakin melinpah. serta diberi kesalamatan selama mencari ikan.

Mengawali prosesi, kepala dan kaki kambing berserta tumpeng raksasa diarak dari kantor kecamatan setempat dengan cara berjalan kaki oleh nelayan setempat. Setibanya di lokasi ritual,salah satu sesepuh menyampaikan sejarah tentang labuh laut.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Trenggalek, Emil Dardak hadir mengikuti seluruh rangkaian acara ritual tahunan labuh laut masyarakat pantai selatan munjungan.

Selain ritual labuh laut, bertepatan dengan bulan selo pada penanggalan jawa, masyarakat nelayan pantai selatan juga menggelar acara tayuban yang selama ini menjadi tradisi masyarakat pesisir pantai selatan Trenggalek. Selain itu masyarakat nelayan juga menunggu acara bedil muni yang selama ini ditunggu-tunggu masyarakat munjungan. (ed )