Jaga Independensi, PWI Nganjuk Gelar Baksos Pakai Dana Gotong Royong

oleh -840 views

Tidak cukup itu saja, rombongan PWI juga mengunjungi rumah Mbah Sumirah (80), warga lingkungan Kendal Kelurahan Kramat. Nenek sebatangkara ini selain hidup dibawah garis kemiskinan juga salah satu penderita penyakit Kanker Hidung (Hidung kropos) yang sampai saat ini belum sembuh. Itu diketahui saat menemui para wartawan dirumahnya, nenek renta ini masih menutup mukanya dengan masker.

Dan sasaran terakhir adalah laki laki penderita polio bernama Purnomo ,24, yang juga tetangga dekat Mbah Sumirah juga mendapat santunan dari PWI.

Dikatakan Ketua PWI Nganjuk, Andik Sukaca bahwa kegiatan Bakti Sosial PWI Nganjuk ini merupakan bentuk kemandirian dan kepedulian pengurus dan anggota PWI.

” Sumber dana baksos ini murni dari dana gotong royong pengurus dan anggota. Artinya kita tidak mendapat suplay dana dari pihak luar.Baik itu sumbangan dari pemerintah daerah maupun donator swasta. Ini wujud independen kita,”tutur Andik Sukaca .

Hal senada juga dikatakan Sekertaris PWI Nganjuk, Sri Widyastuti bahwa kegiatan baksos seperti ini akan kita agendakan setiap tahun.Bentuk kegiatanya tidak hanya sebatas baksos saja.Tapi bisa melalui bentuk kegiatan lain seperti seminar pendidikan jurnalis dilingkungan pelajar dan mahasiswa yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Perlu diketahui juga masih kata sekertaris PWI bahwa untuk menjaga nama harum pekerja profesi seperti wartawan maka dituntut bagaimana bisa memberikan input positip kepada publik. ” Salah satunya dengan kegiatan baksos ini adalah sarana membuka mata publik bahwa profesi wartawan juga memiliki kepekaan sosial terhadap kaum lemah. Intinya kita belajar mengembalikan martabat seorang wartawan yang bisa bermanfaat untuk masyarakat ,” pungkasnya.(adi)