Event “Dhahar Durian” Medowo Juga Suguhi Keindahan Wisata Alam

oleh

Kediri, memo.co.id

Keseruan event tahunan “Dhahar Durian” yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kediri, melalui Desa Medowo, Kecamatan Kandangan, tampak terlihat jelas sekali, pasalnya pengunjung event tersebut membludak lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

Antusiame terlihat jelas saat warga Kediri dan luar Kediri berebut buah durian di event Dhahar Durian kali ini.

Kurang lebih ada ribuan orang pengunjung yang datang untuk menyemarakkan serta mensukseskan event tersebut, dan bahkan dari luar Kediri juga ada yang datang untuk meriahkan event “Dhahar Durian”.

Pengunjung yang datang diacara event Dhahar Durian akan sangat terhibur, selian acara Dhahar Durian, pengunjung juga akan dimanjakan serta disuguhi dengan keindahan pesona alam di Desa Medowo Kabupaten Kediri.

Pesona alam yang disajikan dan juga termasuk sebagai obyek wisata alam diantaranya bukit Gandrung Medowo, air terjun sumber jodo, sendang gandrung diringinagung, dan juga bisa langsung ke air terjun tretes pengajaran yang merupakan air terjun tertinggi di Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi Wakil Bupati Kediri H. Maskyuri menjelaskan senmbanyak 2018 glondong durian, dengan cara pengunjung membawa kupon dan ditukarkan secara gratis.

“Dengan daftar ke panitia, pengunjung akan dapat kupon yang ditukar dengan durian, buah durian sama kuponnya sama ada 2018 buah yang dibagikan secara gratis, “jelas Wabup Maskyuri.

Masih kata Wabup, event Dhahar Durian yang kali kedua ini ditahun 2018, dilakukan oleh Pemda dan diselenggarakan di Desa Medowo nantinya bisa berdampak besar bagi perekonomian di desa setempat.

“Untuk mengenalkan produk lokal dan berbagai varian buah di Desa medowo, dan durian khusus kediri yaitu durian sekoyo selain durian blawor, musangking dan natinya ditahun kedepan bisa berbuah bisa menjadi salah satu sentra buah, “tambahnya.

Diharapkan secara beranting mengabarkan bahwa di Medowo ada produk lokal, Desa Medowo dengan ketinggian 715 meter Gpl bisa berkembang dan menimbulkan dampak positif bagi kerakyatan, “harap Wabup.

Kades Medowo Sujarwo menuturkan, potensi panen saat ini belum maksimal, tapi tiap hari tidak kurang atau bahkan lebih 3000 biji bisa turun ketengkulak.

“Durian Medowo lari ketengkulak tiap hari sekitar 3000 biji. Hari ini panen belum maksimal dan buah durian yang dibeli oleh tengkulak larinya ke kota kota lain seperti jombang, mojokerto dan kota yang ada dijawa timur, “beber Kades Medowo.(Adv/kominfo)