DLHKP Kota Kediri, Lakukan FGD Penyusunan RPPLH Tahun 2019

oleh -1.270 views
DLHKP Kota Kediri, Lakukan FGD Penyusunan RPPLH Tahun 2019

“Saya rasa sekarang Pak Presiden pun juga sangat fokus terhadap krisis lingkungan hidup. Oleh karena itu, kita diskusinya juga harus kritis supaya bisa membangun Kota Kediri betul-betul lebih baik lagi. Dan tentunya kalau mungkin nantinya ada indeks kenyamanan tinggal di Kota Kediri pun juga harus meningkat, “kata Walikota Abdulah Abu Bakar.

Lebih lanjut, Walikota Kediri juga mengingatkan, bahwa yang paling kelihatan yaitu aspal kita selalu naik. Lalu warga kita lebih suka paving dibanding tanah. Paving memang bisa menyerap tapi tidak bisa maksimal seperti tanah. “Saya lihat di daerah maju, taman-taman digunakan sebagai resapan air. Ini juga perlu kita pikirkan bersama. Apabila ada ruang publik justru harus digunakan untuk resapan air. Kalau kita secara massive melakukan ini bersama-sama di seluruh indonesia, maka air yang disedot dalam tanah itu tidak akan turun,” ujar Abdullah Abu Bakar.

Walikota muda tersebut melanjutkan, dalam periode kedua kepemimpinannya bersama Ning Lik mengusung misi yaitu mewujudkan Kota Kediri yang aman, nyaman dan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan.

“Saya dan Ning Lik ada misi dalam mewujudkan Kota Kediri yang aman, nyaman dan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan. Jadi anak cucu kita tetap bisa merasakan. Saat ini indeks kualitas lingkungan hidup Kota Kediri besarnya 58,29, target saya di 2024 nanti menjadi 70,00. Saya berharap banyak lagi tempat-tempat yang layak untuk anak-anak bermain. Karena penduduk kita kurang lebih 80% tempatnya di perkampungan, 20% nya di pinggir jalan. Rata-rata rumahnya berdekatan. Oleh karena itu, mereka harus bermain di luar dengan alam,” lanjut Mas Abu.