Dinas Kesehatan Gelar sarasehan dan rembuk stunting

oleh -74 views
Dinas Kesehatan Gelar sarasehan dan rembuk stunting
Dinas Kesehatan Gelar sarasehan dan rembuk stunting

Kediri, Memo

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar sarasehan dan rembuk stunting, (16/7).
Acara ini digelar dalam rangka konvergensi percepatan dan penurunan stunting melalui pemanfaatan dana desa dan
pemantapan perencanaan persalinan atau KB (Keluarga Berencana).

Kegiatan di Balai Desa Tertek dihadiri perwakilan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Kediri, Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan
dan Anak (DP2KBP3A), Kepala Puskesmas Sidorejo, perwakilan Kecamatan Pare, TP PKK Kecamatan, Kepala desa,
pendamping stunting serta peserta dari ibu hamil, ibu yang mempunyai anak balita serta tokoh agama dan tokoh
masyarakat Desa Tertek.

Acmad Sidiq, S.TP dari Dinkes Kab. Kediri menyampaikan, rembuk stunting digelar di Desa Tertek karena desa ini
ermasuk lokus stunting dari 10 desa di wilayah Kabupaten Kediri. “Kami menentukan daerah lokus stunting mengacu pada proses pendataan TNP2K (Tim Nasional Percepatan

Penanggulangan Kemiskinan) yaitu berdasarkan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2013, angka kemiskinan, potensi
daerah, SDM yang memungkinkan dilakukan intervensi menurunkan stunting, pendidikan dan letak geografis,”
jelasnya.

Selanjutnya Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DP2KB3A Kab. Kediri, M. Teguh Budi Hartoyo mengungkapkan,
pembentukan Kampung KB bertujuan untuk meningkatkan keikutsertaan KB. “Meningkatnya peserta KB berimbas pada
menurunnya angka kelahiran, bisa melahirkan generasi yang berkualitas serta bisa menekan angka stunting,”
ungkapnya.

“Dengan adanya KKA (Kartu Kembang Anak) dan KMS (Kartu Menuju Sehat) masa periode 1.000 HPK, gejala stunting
sudah bisa dideteksi sejak dini. Jadi sinkronisasi kedua kartu tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan
dan meningkatkan kesehatan balita itu sendiri. Dengan kondisi balita yang sehat secara tidak langsung bisa
mensejahterakan keluarga,” tambah Teguh.

Bertindak sebagai narasumber, Kepala Puskesmas Sidorejo dr. Dian Novita Sari. Selain itu dipaparkan pula
pemanfaatan penganggara dana desa oleh Kabid Pemerintah Desa DPMPD Kab. Kediri, Heru Setiawan, SE, MM. Pada
akhir acara juga dilakukan penandatanganan ‘Pernyataan Komitmen Pelaksanaaan Konvergensi Percepatan Pencegahan
dan Penanganan Stunting’ di Desa Tertek Kec. Pare. (Adv/kominfo)